Selasa, Agustus 04, 2009

Hati, Pikiran dan Perasaan

System antara hati, pikiran dan perasaan menurutku.
Suka melibatkan perasaan secara besar dan pikiran sebagian kecil.
Menuju cinta dari perasaaan, melibatkan perasaan yang makin mengecil dan pikiran yang makin membesar.
Cinta melibatkan perasaan yang makin mengecil, hati secara besar dan pikiran yang semakin kecil.
Ketika kita suka sama orang sering kali perasaan dan pikiran bermain dalam kadar yang tidak tetap.
Semakin lama semakin kuat perasaan atau semakin lemah tergantung pada pikiran. Yang pasti makin lama peran pikiran makin membesar.

Melihat orang yang disukai dengan lebih penuh akan semakin banyak pertimbangan. Hingga di satu titik pikiran dan perasan bergerak membuka hati. Ataupun sebaliknya.
“oh sepertinya dia akan jadi suami/istri yang baik”, hal ini di tentuakan oleh pikiran dan perasaan yang saling mendukung. Jika salah satu bertentangan pasti hati akan sulit terbuka.
Dititik itu orang akan membuka hatinya lebar-lebar dan ketika hati semakin terbuka, pikiran makin mengecil.
Karena kerja pikiran yang maksimal adalah waktu menentukan “bisa jadi suami/istri yan baik”.
Kerja perasaan yang maksimal adalah bekerjasama dengan pikiran untuk membuka hati.
Kerja hati dibuka oleh pikiran dan perasaan. Dan ketika hati bekerja, pikiran dan perasaan akan semakin terpinggirkan. Tapi percayalah pada hati, karena dia paling murni. Dia paling ok.

Jadi menurutkau memang kadang bertentangan antara perasaan, pikiran dan hati. Karena peran mereka memang sangat berbeda satu sama lain.

Tidak ada komentar: