Jumat, November 23, 2007

Wanita

Seringkali sebagai cowok aku sulit memahami mereka. Banyak sekali hal-hal yang mereka perlihatkan sebagai sinyal untuk menyampaikan suatu hal saja. Dan sering kali aku salah menafsirkannya. Begitu bermacamnya sampai-sampai sering kali aku jengkel. Itu membuat aku jadi makin bingung dengan sinyal-sinyal tersebut.
Sekarang aku sedang pdkt dengan seseorang. Dia masih kuliah. Aku bingung harus berbuat gimana teman. Dia sekarang sudah punya pacar. Dan pacarnya kelihatanya sih “better than me”. Aku pernah mengalami jatuh cinta sekuat ini sebelumnya. Dan sangat susah untuk menghilangkannya.
Tetapi, ini yang mungkin bisa menjadi kontroversi. Pedalamku mengatakan bahwa aku harus terus memperjuankanya. Tetapi dia sudah “milik” orang lain. Dan salahkah aku pdkt kepada pacar orang lain?
Aku takut sekali kehilangannya. Itu membuatku serba salah menghadapinya. Ketika berbuat apapun terhadapnya aku harus berfikir berkali-kali. Bagaimana akibatnya entar terhadapnya. Atau jangan-jangan itu membuat dia marah.
Aku berkonsultasi kepada beberapa teman. Ada empat versi pendapat dari mereka. Yang pertama. Cari aja cewek lain. Emang cewek cuma dia doang, masih banyak boo!! Sekarang ini cewek lebih banyak dari cowok. Nyantai aja. Pokoknya cari aja yang lain. Yang kedua. Sekarang nggak usah mikirin cewek dulu. Udah mikirin nyari duit aja. Kalo kehidupanmu udah “bagus dan mapan”, cewek bakal datang sendiri kok. Pikirin nyari duit. Yang ketiga. Maju terus!! Jika kamu yakin dengan dia, pdkt terus. Dia akan menilai keseriusanmu kok. Dan dia akan berfikir. Apalagi dia baru pacaran, belum nikah kan?? Maju terus ya, kamu pasti bisa kok!! Yang keempat. Pacaran itu dilarang. Tidak ada dalam islam istilah tersebut. Jadi setelah pengenalan, kalau cocok langsung nikah. Begitu. Jadi nggak usah main pacaran-pacaran gitu!! Itu bisa menimbulkan dosa tau!! Jadi jangan pacaran-pacaran nggak jelas gitu dech!!
Mungkin teman-teman bisa ngasih usulan, pencerahan, “tips and trik” atau apa saja berkaitan dengan “masalah” ku ini. Kalau bisa sih para kaum hawa, karena aku udah banyak konsultasi ke kaum adam. Tapi kaum adam pun nggak papa kok. Thanks ya sebelumnya!!

Tidak ada komentar: